Topan Mematikan Terjang Hongkong, Diamond Hill Berubah Jadi Kota Mati
MAGAZINE INDONESIA-Hongkong, 24 September 2025 – Hantaman topan besar yang melanda Hongkong sejak dini hari membuat kawasan Diamond Hill di Kowloon seakan berhenti berdenyut. Angin dengan kecepatan tinggi disertai hujan deras menghantam kota, melumpuhkan transportasi, merobohkan bangunan, hingga memicu kepanikan warga.

Di sekitar Nan Lian Garden, pepohonan tua tumbang dan menutup akses jalan. Atap-atap rumah beterbangan, kaca gedung pecah, dan kendaraan rusak parah dihantam benda beterbangan. Jalanan di sekitar stasiun MTR Diamond Hill berubah menjadi genangan setinggi lutut, membuat seluruh transportasi publik berhenti beroperasi.
Suasana kian mencekam ketika listrik padam di beberapa distrik. Lampu jalan mati, gedung-gedung gelap, hanya menyisakan cahaya sirene darurat yang bersahutan. Warga yang nekat keluar rumah tampak berlari kecil melawan terjangan angin, mencari tempat aman untuk berlindung.
“Seperti dunia runtuh. Suara angin meraung di luar jendela, kaca bergetar seakan mau pecah,” ungkap seorang warga Diamond Hill yang memilih bertahan di dalam rumah sambil berdoa.
Pemerintah Hongkong telah menaikkan sinyal badai nomor 8, status peringatan tertinggi yang menandakan kondisi darurat. Ribuan penerbangan dan kapal feri dibatalkan, perkantoran ditutup, dan sekolah diliburkan. Masyarakat diimbau tetap berada di dalam rumah hingga situasi dinyatakan aman.

Kawasan yang biasanya ramai oleh wisatawan kini sunyi senyap. Diamond Hill tampak seperti kota mati – jalan kosong, aktivitas lumpuh, hanya tersisa suara gemuruh angin dan derasnya hujan.
Badan Meteorologi Hongkong memperkirakan badai ini masih akan bertahan hingga malam hari sebelum bergerak ke arah Laut Cina Selatan. Meski begitu, warga diminta tetap waspada terhadap potensi tanah longsor dan banjir bandang yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Topan kali ini bukan hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga menorehkan trauma mendalam bagi warga. Diamond Hill menjadi saksi nyata betapa ganasnya alam ketika murka, menegaskan bahwa Hongkong kini berada di bawah bayang-bayang bencana.(Red/Liela)
Views: 16

