DAERAH

Kabupaten Mamasa Menjadi Tuan Rumah Pameran Alat Musik Tradisional Nusantara 2025

 

Mamasa, MAGAZINE INDONESIA 13 November 2025 – Perhelatan nasional Pameran Alat Musik Tradisional Nusantara 2025 resmi dibuka di Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan bergengsi ini digelar di Lapangan Kondosapata Mamasa mulai 13 hingga 18 November 2025, menampilkan kekayaan seni dan budaya dari berbagai daerah di Indonesia.

Pameran ini dibuka secara resmi oleh Direktur Pengembangan Budaya Digital, Bapak Andi Syamsu Rijal, dan turut dihadiri oleh Bupati Mamasa Welem Sambolangi, Wakil Bupati H. Sudirman, Sekretaris Daerah H. Muhammad Syukur, jajaran Forkopimda Mamasa, serta para tamu undangan dari berbagai instansi dan komunitas budaya.

Dalam sambutannya, Bupati Mamasa Welem Sambolangi menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Mamasa sebagai tuan rumah penyelenggaraan pameran tingkat nasional tersebut.

> “Dipercayakannya Mamasa sebagai tempat event nasional merupakan suatu kehormatan, kebanggaan, dan kepercayaan besar kepada Kabupaten Mamasa,” ungkap Welem.

“Semoga kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkenalkan potensi budaya Mamasa kepada seluruh nusantara sekaligus memperkuat identitas bangsa melalui pelestarian seni tradisional.”

Sementara itu, Andi Syamsu Rijal dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai ruang edukasi dan apresiasi bagi masyarakat, terutama generasi muda, untuk mengenal lebih dekat dan mencintai warisan budaya bangsa.

> “Pameran alat musik tradisional ini menjadi kesempatan emas bagi kita semua, khususnya generasi muda, untuk bisa mengenal lebih dekat dan mencintai warisan dari para leluhur kita,” jelasnya.

Sebagai informasi, Pameran Alat Musik Tradisional Nusantara 2025 di Mamasa diikuti oleh 31 museum dari berbagai daerah di Indonesia, yang menampilkan 190 koleksi alat musik tradisional dari beragam suku dan daerah di tanah air. Setiap alat musik memiliki nilai sejarah, filosofi, dan kekayaan bunyi yang menjadi bagian penting dari identitas budaya bangsa Indonesia.

Penyelenggaraan kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperkuat apresiasi terhadap alat musik tradisional, tetapi juga menjadi ajang promosi pariwisata dan budaya bagi Kabupaten Mamasa, yang dikenal dengan keindahan alam dan kekayaan tradisi lokalnya.

(Ansar)

Views: 2

Bagikan Link :