LSP-P1 SLB Negeri Cicendo Gelar Uji Kompetensi Tata Boga
Bandung, magazine Indonesia.com – Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama (LSP-P1) Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Cicendo Kota Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan peserta didik berkebutuhan khusus agar memiliki kompetensi yang diakui dunia industri. Kali ini, LSP-P1 SLBN Cicendo sukses menyelenggarakan Uji Kompetensi Keterampilan (UKK) Batch 2 untuk skema Tata Boga, yaitu skema Lauk Pauk, skema seafood, skema Cake dan skema Roti.

SLB Negeri Cicendo Cetak Lulusan Siap Kerja
Kegiatan UKK ini diikuti oleh sejumlah peserta didik dari SLBN Cicendo dan sekolah-sekolah jejaring yang telah melakukan persiapan intensif, yaitu SLB Negeri Sumbersari, dan SLB Prima Bakti, berikut peserta UKK Daftar Peserta UKK Batch 2
Day 1 (Selasa, 28 Oktober 2025)
- Alvino Athalah Jatnika (Skema Cake) – SLB B Sumber Sari
- Niki Putra Bungsu Anugrah (Skema Cake) – SLB B Sumber Sari
- Mayza Mirakela N. (Skema Roti) – SLBN Cicendo
- Aidilia Salsabila (Skema Roti) – SLBN Cicendo
Day 2 (Rabu, 29 Oktober 2025)
- Alya Shofa Putri Setiawan (Skema Roti) – SLB Prima Bakti
- Feiza Salsabila (Skema Lauk Pauk) – SLB Prima Bakti
- Radilla Yunani S. (Skema Seafood) – SLBN Cicendo
Tujuan dan Pelaksanaan UKK
Uji kompetensi ini bertujuan untuk memastikan bahwa peserta didik telah menguasai Standar Kompetensi Kerja Khusus Penyandang Disabilitas (SK3PD) di bidang tata boga, sehingga mereka layak mendapatkan sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikat ini merupakan bekal penting untuk membuka peluang kerja yang lebih besar di Industri, Dunia Usaha, dan Dunia Kerja (IDUKA).

poto Asesor UKK Batch 2 SLBN Cicendo
Dalam pelaksanaannya, para peserta diuji secara langsung oleh asesor kompeten dari LSP-P1 SLBN Cicendo. Mereka harus menyelesaikan tugas praktikum yang telah ditentukan sesuai skema, mulai dari persiapan bahan, proses pengolahan, hingga penyajian produk. Ketepatan, kebersihan, dan cita rasa menjadi indikator utama penilaian.

Poto Asesor dan Chef Arthur
Apresiasi dari Berbagai Pihak
Kepala SLBN Cicendo, Wawan. M.Pd menyampaikan, “Kami bangga melihat semangat dan keterampilan luar biasa dari anak-anak. UKK ini bukan hanya menguji kemampuan memasak, tetapi juga melatih kemandirian, ketelitian, dan profesionalisme mereka. Dukungan dari Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus (PMPK) serta Dinas Pendidikan Jawa Barat sangat krusial dalam menyukseskan program sertifikasi kompetensi ini.”Ujarnya
Menurut Beliau, “ini bukan sekadar ujian, tapi pembuktian bahwa siswa SLB kami adalah generasi PANCAWALUYA sejati.
Cageur: Semangat dan fisik yang sehat dalam menyelesaikan setiap tantangan resep.
Bageur: Sikap baik, sopan, dan santun dalam melayani dan berinteraksi dengan tim penguji.
Bener: Kejujuran dan integritas dalam proses pengerjaan resep sesuai prosedur.
Pinter: Kecerdasan dan wawasan dalam menguasai teknik.
Singer: Keterampilan, kecekatan, dan piawai dalam meracik dan menyajikan hidangan.
Sementara itu Santi Nurcahayanti.S.Pd sebagai ketua Pelaksana UKK Tata Boga ini menegaskan bahwa ” peran SLBN Cicendo sebagai salah satu rintisan LSP-P1 di Indonesia yang fokus pada layanan pendidikan keterampilan inklusif. Diharapkan, lulusan yang berhasil meraih sertifikat kompetensi dapat segera terjun dan bersaing di dunia kerja, mewujudkan impian mereka untuk hidup mandiri dan produktif, ” ungkapnya.
“Bahkan untuk UKK kali in juga melibatkan Chef profesional, yaitu Chef Arthur Yulianto dari Indonesian Chef Association,” jelasnya.
Sampai berita ini di turunkan, UKK masih berlangsuing.
Red-MagazineIndonesia/Ly
Views: 31

