Balap Liar Malam Minggu di Duri Mandau: Jalan Sudirman & Hangtuah Jadi Arena Taruhan Nyawa
MAGAZINE INDONESIA-Duri Mandau, 27 September 2025 – Fenomena balap liar kembali meresahkan warga di Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis. Setiap Sabtu malam hingga Minggu dini hari, ruas Jalan Sudirman dan Jalan Hangtuah Desa Balai Makam seolah berubah fungsi menjadi arena balap ilegal yang menantang maut.

Puluhan remaja, dengan sepeda motor berknalpot bising, kerap berkumpul sejak tengah malam. Mereka menutup sebagian badan jalan untuk adu kecepatan, tanpa memikirkan keselamatan diri maupun pengguna jalan lain. Situasi ini membuat warga sekitar gelisah dan pengendara yang melintas merasa terancam.
“Suara motornya ribut sekali, apalagi kalau sudah lewat tengah malam. Kami jadi takut keluar rumah karena sering ada motor kebut-kebutan,” keluh seorang warga setempat.
Selain mengganggu kenyamanan istirahat, aksi ini juga berpotensi besar menimbulkan kecelakaan lalu lintas, terutama karena jalur tersebut merupakan akses utama kendaraan besar. Tak jarang, balap liar ini mempertemukan motor-motor berkecepatan tinggi dengan truk dan bus yang melintas di jalur lintas Sumatera itu.
Desakan untuk Aparat Berwenang
Masyarakat mendesak agar pihak kepolisian dan instansi terkait melakukan patroli rutin serta penertiban tegas. Penegakan hukum dinilai penting untuk mengurangi risiko fatalitas akibat balap liar yang terus berulang setiap akhir pekan.
“Kalau dibiarkan, bukan hanya anak-anak muda itu yang jadi korban, tapi juga pengendara lain. Harus ada tindakan nyata,” tambah warga lainnya.
Ancaman Sosial dan Keselamatan Publik
Balap liar bukan sekadar pelanggaran lalu lintas, tetapi juga mencerminkan persoalan sosial di kalangan remaja. Minimnya ruang untuk menyalurkan hobi otomotif secara positif membuat mereka memilih jalan berbahaya. Bila tidak segera ditangani, kebiasaan ini dapat menimbulkan citra buruk bagi daerah sekaligus meningkatkan angka kecelakaan di jalan raya.
Pihak berwenang diharapkan segera berkolaborasi dengan tokoh masyarakat, orang tua, dan komunitas otomotif lokal untuk menghadirkan solusi, mulai dari edukasi, sosialisasi, hingga menyediakan wadah resmi seperti sirkuit atau event balap legal.

Balap liar mungkin tampak sebagai hiburan sesaat bagi sebagian kalangan, namun dampak yang ditimbulkan bisa berujung petaka. Jalan umum bukanlah arena balap, dan keselamatan bersama harus menjadi prioritas.(Red/Helen)
Views: 18
