Pelaksanaan PSBB Hari Pertama Bandung Raya
MAGAZINE INDONESIA || themagnesianews.com ( Kota Bandung ). Hari ini rabu 22/04/2020 merupakan hari pertama di gelarnya PSBB di wilayah Bandung Raya dan beberapa daerah lain di Jawa Barat. Meski masih ada mayarakat yang masih membandel namun secara keseluruhan gelaran di Ring 1( Bandung Kota ) bisa dilaksanakan secara lancar dan tertib. Hampir disetiap sudut kota dilakukan barikade keamanan gabungan yang terdiri dari Polri, Dinas Perhubungan serta Satpol PP. Guna mengetahui secara pasti tim MGI melakukan roadshow serta berhasil melakukan wawancara dengan para aparat yang berjaga, masyarakat sipil, pedagang asongan hingga sopir Ambulance RSUD Kota Bandung.
IPTU. DEDE SUPANDI, (POLRI).
Menurut pantauan beliau beserta anggotanya Gelaran PSBB hari pertama terbilang lancar, walaupun tingkat kesadaran masyarakat sendiri belum sesuai dengan harapan. Meskipun sosialisasi telah dilakukan jauh – jauh hari baik oleh pemerintah maupun aparat kepolisian. ” Intinya masyarakat masih belum memahami sepenuhnya akan maksud dan tujuan diberlakukannya PSBB “, ujar Kanit Lantas Polsek Lengkong kepada tim kami. Akan tetapi beliau berharap serta optimis pada hari ke-2 dan selanjutnya (14 hari kerja) seluruh masyarakat memahami dan tahu apa yang menjadi tujuan dilakukannya PSBB di Bandung Raya serta beberapa wilayah lain yang ada di Jawa Barat. ” Saya berharap tidak ada perpanjangan PSBB hal itu bukan hal yang mustahil apabila seluruh lapisan masyarakat disiplin serta patuh terhadap peraturan yang dikeluarkan pemerintah melalui PERWAL No. 14 Tahun 2020″, tambah beliau.
Ia pun berharap jajarannya bisa bersinergi dengan aparatur lainnya terlebih beserta seluruh elemen masyarakat dalam melaksanakan PSBB. Terkait memutus mata rantai penyebaran Covid 19 ini bukan hanya tugas anggota Kepolisian semata. ” Pihak Polri tidak bisa berdiri atau bekerja sendiri, dibutuhkan kolaborasi dengan seluruh elemen termasuk masyarakat untuk turut serta bahu membahu dengan cara mematuhi ketentuan dari PERWAL No. 14 TAHUN 2020 “, pungkasnya.
FAAT (Dinas Perhubungan).
Hari pertama pemberlakuan PSBB dipusat kota Bandung umumnya berjalan aman dan tertib. Sebagian masyarakat dilapangan sudah paham dan mengerti akan maksud dan tujuan dihelatnya gelaran ini. ” Kami menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mentaati peraturan pemerintah dengan tidak keluar rumah atau berdiam diri apabila tidak memiliki kepentingan yang mendesak, melakukan karantina mandiri guna turut serta membantu memutus mata rantai penyebaran virus Korona”, ujar Danru Dinas perhubungan yang berjaga di depan Kantor pos pusat. Diakhir sesi wawancara Beliaupun berharap serta berpesan kepada seluruh jajaran gugus Covid yang bertugas dari berbagai jajaran agar senantiasa menjaga kondisi kesehatannya masing-masing guna menjalankan tugas secara maksimal.
AFRIZA PUTRA (SATPOL PP).
Hari pertama pelaksanaan PSBB di kota Bandung cukup kondusip meski ada sebagian masyarakat yang tidak mematuhi peraturan yang ditetapkan pemerintah. Namun dihari pertama ini para pelanggar hanya diberikan sangsi berupa teguran secara lisan saja. ” Saya berharap serta yakin pandemi Covid 19 ini akan segera berakhir apabila seluruh elemen masyarakat kita disiplin dan mematuhi peraturan pemerintah melalui PERWAL No.14 Tahun 2020 “, tegas Afriza.
DENI (PEDAGANG ASONGAN).
Pada dasarnya Deni sangat mendukung langkah pemerintah untuk mencegah berkembang biaknya wabah virus korona dengan cara menerapkan PSBB ini. Namun pihak pemerintah baik pusat maupun pemerintah daerah harus ikut memikirkan nasib para pedagang kecil seperti dia dan yang lainnya. Karena dengan dilaksanakan nya PSBB penghasilan mereka secara otomatis akan berkurang bahkan bisa sampai berhenti berjualan.
“Saya dukung penuh langkah pemerintah dengan diberlakukannya PSBB, karena langkah ini bisa menghambat bahkan memutus penyebaran wabah virus yang mematikan ini “, ujar Deni.
Beliaupun berharap mudah-mudahan PSBB ini bisa mengakhiri penyebaran virus korona di Indonesia khususnya di Jawa Barat, agar dia bersama rekan yang lainnya bisa mengais rezeki seperti sedia kala ” Kalaupun benar pemerintah pusat dan pemerintah daerah akan memberikan bantuan sosial terhadap masyarakat kecil semoga tidak menimbulkan kegaduhan dimasyarakat serta tepat sasaran”, pungkas beliau.
YUDHA (MASYARAKAT SIPIL)

Diadakannya PSBB guna menghambat atau memutus penyebaran wabah pandemi Korona di kota Bandung oleh pemerintah sangat lah tepat. Akan tetapi kita sebagai masyarakat harus ikut berperan serta dengan cara mematuhi himbauan dan peraturan yang diberlakukan. Menahan diri dirumah dengan melakukan karantina mandiri, tingkatkan imunitas dengan menjaga kebersihan, memperhatikan pola makan dan istirahat yang cukup, berjemur serta berolahraga.
ANGGA & HERI (SOPIR AMBULANCE RSUD KOTA BANDUNG).
Dilaksanakannya PSBB di Kota Bandung merupakan salah satu upaya aparatur pemerintahan guna memutus penyebaran virus Covid 19 harus didukung oleh seluruh lapisan masyarakat. Meskipun langkah ini akan menimbulkan dampak yang amat sangat pelik dalam menjalankan keberlangsungan kehidupan terutama perihal perekonomian. Selain petugas medis profesi sebagai sopir Ambulance sangat lah penting keberadaanya terlebih dalam keadaan seperti sekarang ini. “Rasa takut akan tertular pasti ada namun jangan terlalu berlebihan karena kita sudah menjalankan sesuai protap yang ditentukan”, ujar Heri dan Angga.
Kami mengajak masyarakat untuk bersatu membantu pemerintah guna melawan penyebaran wabah covid 19 dengan cara mengindahkan serta menjalankan peraturan yang telah ditetapkan. Diakhir perbincangan mereka meminta seluruh lapisan masyarakat agar senantiasa turut mendoakan para pejuang gugus tugas Covid 19 agar selalu di berikan keselamatan serta kesehatan dalam menjalankan tugasnya. (Dinto/Nosa/Widhia).
Fotografer : Nosa
Views: 0






